Cara Tumbuhan Menyesuaikan Diri Dengan Linkungan Hidupnya

Cara Tumbuhan Menyesuaikan Diri Dengan Linkungan Hidupnya

hecansa – Dari setiap jenis tumbuhan, memang memiliki kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan habitatnya. Sebab dari berbagai macam tumbuhan yang ada, memang memiliki habitat yang berbeda-beda. Namun untuk bisa tetap hidup di habitatnya, para tumbuhan akan menyesuaikan dengan keadaan lingkungan sekitar. Jadi proses adaptasi telah menjadi salah satu bagian yang biasa dialami setiap jenis tanaman.

Sebab secara umum, adaptasi atau cara tumbuhan menyesuaikan diri biasa terjadi saat menyesuaikan dengan kondisi lingkungan baru, yang sesuai dengan tempat hidupnya. Maka dari itu, dari setiap jenis tumbuhan yang memiliki habitat berbeda, juga memiliki cara adaptasi yang berbeda-beda pula. Hal ini lah yang menjadikan setiap tanaman memiliki proses adaptasi yang unik.

Cara Tumbuhan Beradaptasi Dan Dengan Linkungan Hidupnya

  • Xeofit

Proses adaptasi Xeofit umumnya merupakan proses adaptasi yang biasa dialami oleh semua jenis tanaman yang hidup pada daerah kering dan panas. Walaupun demikian, tanaman tersebut memiliki ketahanan yang luar biasa di lingkungan panas, kekurangan air, dan udara yang kering. Ciri-ciri tanaman yang menyesuaikan dengan teknik xeofit, biasanya memiliki lapisan seperti lilin. Yang berguna untuk melindungi diri dari penguapan.

  • Hidrofit

Hidrofit merupakan salah satu tehnik adaptasi kebalikan dari xeofit. Sebab tehnik penyesuaian diri dari tumbuhan ini merupakan lahan yang basah dan berair. Ciri-ciri tanaman ini biasanya memiliki kemampuan untuk terapung di atas air, memiliki akar kecil yang mudah menyebar ke permukaan daun, memiliki permukaan daun lebih lebar, dan memiliki batang yang berongga yang terisi udara.

  • Higrofit

Berbeda dari kedia jenis adaptasi diatas, karena higrofit lebih berada di tengah-tengah dari kedua jenis adaptasi sebelumnya. Yakni tumbuhan yang hidup pada daerah lembab, seperti area perhutanan. Ciri-ciri tanaman tersebut adalah memiliki daun yang lebih tipis dan lebar. Selain itu tumbuhan ini juga lebih cenderung memiliki stomata atau celah kecil pada permukaan daunnya.

  • Halofit

Halofit merupakan tehnik penyesuaian diri dari tumbuhan yang bisa hidup di tempat yang memiliki kadar gula tinggi. Seperti halnya tanaman dengan habitat di area laut maupun pesisir pantai.  Tanaman ini cenderung memiliki akar yang jauh lebih kuat, dan separuh badan tanaman tergenang oleh air.

  • Mesofit

Dan terakhir adalah mesofit, yang merupakan proses penyesuaian diri sebuah tanaman yang hidup di lingkungan tidak terlalu kering dan tidak terlalu basah. Tanaman ini sering kali bisa ditemukan di Indonesia. seperti rerumputan hijau, dan tanaman lain yang termasuk dalam golongan tumbuhan berkayu. Ciri-ciri dari tanaman ini adalah, memiliki akar yang tumbuh bercabang, dan memiliki daun tipis, lebar.

Baca Juga : 3 GAME STRATEGI OFFLINE TERBAIK DAN TERBARU

Itulah beberapa cara tumbuhan menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitarnya. Untuk kebutuhan bertahan hidup, sesuai dengan habitat yang ada. Dengan cara menyesuaikan keadaan sekitar, serta perubahan musim di setiap tahunnya.